Post Page Advertisement [Top]

Penjelasan KNKT Setelah Investigasi Black Box Lion Air JT 610

Penjelasan KNKT Setelah Investigasi Black Box Lion Air JT 610

Belum lama ini memang dunia penerbangan di Indonesia mengalami duka yang mendalam. Banyak keluarga merasa kehilangan atas insiden jatuhnya pesawat maskapai Lion Air dengan nomor penerbangan JT 610 yang memang terbang dari Jakarta (Cengkareng) menuju ke Tanjung Pinang sendiri. Tidak ada satu keluarga pun yang memiliki firasat buruk. Namun, kemungkinan besar ada banyak tanda tanda seperti menggunakan pakaian serba hitam ketika naik pesawat dan tidak mau di antar oleh keluarga.

Tentunya setiap peristiwa yang berada di Indonesia ini menjadi duka yang mendalam tidak hanya bagi keluarga saja. Bahkan setelah kejadian tersebut, banyak pesawat yang tergelincir dan lain sebagainya.

Black Box dari pesawat yang jatuh ini sendiri memang sudah ditemukan beberapa minggu lalu dengan menunggu hasilnya yang perlu dibuka dan diketahui apa sih sebenarnya penyebab dari jatuhnya Lion Air JT 610 di perairan Karawang? Yang memang masih baru, tidak sampai 15 menit terbang telah hilang kontak dan terjatuh di Perairan Karawang itu sendiri?

Memang sebelumnya banyak sekali pandangan pandangan dari orang orang awam mengenai hal ini sendiri. Memang tidak hanya satu atau dua orang saja yang memiliki pemikiran bahwa Lion Air sengaja menerbangkan pesawat yang rusak tersebut, karena mereka memiliki biaya yang rendah di dalam menggaet untung. Bahkan ada beberapa acara yang memberitakan mengenai korban JT 610 ini dengan memberikan judul judul yang seakan menyudutkan Lion Air sendiri.

Seperti salah satu judul yang diangkat di dalam salah satu acara talkshow Indonesia yang berjudul ketika keselamatan menjadi dagangan. Memang seakan ini menyudutkan pihak Lion Air. Namun yang lebih pasti adalah Lion Air akan diketahui penyebabnya ketika black box tersebut sudah dibuka dan didengarkan.

Hari ini (28/11) Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) memberikan jumpa pers. Laporan yang diceritakan oleh KNKT adalah mengungkapkan detik dan menit terakhir sebelum Lion Air Jatuh pada tanggal 29 Oktober 2018 lalu yang memberikan duka mendalam bagi setiap masyarakat Indonesia.

KNKT menyebutkan di dalam data penerbangan yang berada di Black Box yang ditemukan menunjukan bahwa pilot dari pesawat tersebut berusaha sangat keras untuk menaikan pesawat, terutama bagian depan pesawat yang selalu condong untuk turun terus. Salah satu media di Indonesia juga menyatakan bahwa ada kesalahan untuk sistem pengendalian pada pesawat buatan Boeing yang masih baru itu sendiri.

Dalam laporan awal ini, memang menurut FDR (Flight Data Recorder) salah satu bagian dari Black Box itu menyebut bahwa pilot pesawat Lion Air memang sedang mengalami masalah kendali di dalam penerbangan tersebut. Pilot berusaha untuk menaikan flap dari pesawat tersebut. Namun secara otomatis pesawat tersebut turun. Pilot berusaha untuk menaikan hidung dari pesawat.

Percakapan di Black Box ini sendiri memang menunjukan bahwa pilot tidak bisa mempertahankan ketinggian dari pesawat tersebut, maka dari itu, mereka meminta bahwa pesawat yang berada di bawah dan di atas landasan tersebut mulai menghindar dan mengamankan wilayah tersebut. Pilot ini meminta Controller menutup ketinggian 3000 untuk menghindari tabrakan yang berada di udara.

Menurut Nurcahyo kondisi ini adalah beberapa kerusakan yang ada di pesawat yang dijelaskan pada Oktober lalu, dan memang sudah ditemukan di penerbangan sebelumnya dari Denpasar Bali lalu ke Jakarta.

featured,nasional

black-box,knkt,lion-air,lion-air-jt-610

black-box,knkt,lion-air,lion-air-jt-610


Artikel yang berjudul “Penjelasan KNKT Setelah Investigasi Black Box Lion Air JT 610” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment

Bottom Ad [Post Page]