Post Page Advertisement [Top]

Dua Terdakwa Pembunuhan Satu Keluarga Dituntut Hukuman Mati – Figur Nasional

Dua Terdakwa Pembunuhan Satu Keluarga Dituntut Hukuman Mati – Figur Nasional
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Tabbarani di Pengadilan Negeri Makassar.
Photo :
  • Figur Nasional.co.id/ Yasir (Makassar)

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Tabbarani di Pengadilan Negeri Makassar.

Figur Nasional – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Tabbarani menuntut terdakwa kasus dugaan pembunuhan dan pembakaran satu keluarga di Makassar, Muhammad Ilham Agsari alias Ilho dan Sulkifli Amir alias Ramma, dengan hukuman mati.

Setelah sempat tertunda lima kali, akhirnya pembacaan tuntutan itu digelar di hadapan majelis hakim yang diketuai oleh Supriyadi, di Pengadilan Negeri Makassar, Kamis, 4 April 2019.

Dalam tuntutannya, jaksa menyebut perbuatan terdakwa yaitu Muhammad Ilham Agsari alias Ilho dan Sulkifli Amir alias Ramma mengakibatkan 6 nyawa melayang. Keduanya dianggap terlibat dalam pembakaran dan pembunuhan secara berencana. 

“Seperti yang kami sampaikan di pengadilan tadi, terdakwa kami anggap melakukan pembunuhan secara berencana. Itu yang mendasari kami menuntut hukuman mati,” ujar Tabbarani. 

Hal lain yang memberatkan bagi terdakwa, kata Tabbrani, adalah perbuatan keduanya sangat terstruktur, mulai dari membeli bensin, menunggu korban tertidur lalu membakar rumah korban.

“Bukan hanya adanya kerugian seperti ada enam orang yang meninggal, tetapi juga kerugian materil. Ada 3 rumah yang terbakar,” ujarnya.

Kedua terdakwa terancam hukuman mati usai didakwa pasal berlapis oleh jaksa dengan dakwaan primair Pasal 340 KUHP Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. “Tanggal 9 nanti sidang pledoi, kita tunggu saja keputusan majelis hakim,” ujar Tabbarani. 

Usai sidang, sejumlah keluarga korban yang hadir sempat mengejar para terdakwa. Beruntung terdakwa berhasil diamankan ke dalam mobil tahanan. “Kami sangat puas dengan tuntutan jaksa karena tidak ada lagi hukuman lebih berat dari ini,” kata keluarga korban, Amiruddin saat dikonfirmasi.

Kasus pembakaran keluarga di Jalan Tinumbu, Kecamatan Bontoala, Makassar, Agustus 2018 lalu ini sempat menjadi perhatian, di mana melibatkan seorang bandar narkoba di dalamnya. Kedua terdakwa yaitu Muhammad Ilham Agsari alias Ilho dan Sulkifli Amir alias Ramma terlibat dalam aksi pembakaran yang dikomandoi oleh Daeng Ampuh dari balik penjara pada 4 Agustus 2018 lalu. 

Namun, pada Senin, 22 Oktober 2018 lalu, Daeng Ampuh ditemukan meninggal dunia dalam ruang isolasi Lapas Kelas I Makassar. Kasus pembakaran yang ia rencanakan diketahui menewaskan enam orang, yakni, Fahri alias Desta, Sanusi (70), Bondeng (65), Musdalifa (40), Ijas (5) dan Namira (21). Semuanya diketahui satu keluarga. (mus)
 


Artikel yang berjudul “Dua Terdakwa Pembunuhan Satu Keluarga Dituntut Hukuman Mati – Figur Nasional” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment

Bottom Ad [Post Page]