Post Page Advertisement [Top]

Pemilu 2019: Pemilu yang Paling Banyak Memakan Korban

Pemilu 2019: Pemilu yang Paling Banyak Memakan Korban

Pemilihan umum 2019 memang merupakan pemilu paling banyak menyita perhatian orang. Bukan hanya masyarakat Indonesia saja, tapi seluruh dunia. Pemilu tahun ini memang sangat spektakuler. Bagaimana tidak? Berbagai isu terutama hoax sangat banyak berseliweran pada pemilu tahun ini.

Selain itu, pemilihan yang diadakan secara serentak ini juga cukup ramai karena bukan hanya memilih calon presiden dan wakil presiden, tapi juga anggota dewan. Masyarakat Indonesia diharuskan mencoblos 5 surat suara sekaligus. Kebingungan pun sempat mewarnai proses pemilihan suara yang penuh dramatis ini.

Kini, isu yang paling hangat dibicarakan adalah banyaknya korban yang berjatuhan setelah pelaksanaan pemilu pada tanggal 17 April 2019 waktu itu. Korban disini bukanlah masyarakat yang dibohongi oleh para calon pemimpin, namun para petugas pemilu atau Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Terhitung hingga hari ini jumlah anggota KPPS yang telah meninggal dunia 225 orang dan 1.470 jatuh sakit. Hal ini dikarenakan banyaknya tugas yang ahrus dilakukan oleh petugas KPPS. Bahkan sebagian besar dari mereka harus bekerja selama 24 jam sehingga sangat kekurangan waktu istirahat.

Sebagian besar petugas KPPS yang meninggal ini dikarenakan kelelahan akut dan sebagian karena kecelakaan. Menanggapi banyaknya petugas KPPS yang meninggal dunia, Ketua KPU, Arief Budiman telah menyarankan anggaran untuk santunan bagi keluarga yang ditinggalkan kepada Kementerian Keuangan. Namun sayangnya, belum diketahui berapa jumlah anggaran yang disetujui ini.

KPU sendiri telah mengusulkan dana santunan bagi keluarga petugas KPPS yang ditinggalkan adalah sebesar 30 hingga 36 juta rupiah. Sedangkan bagi petugas KPPS yang sakit diusulkan mendapat santunan sekitar 16 juta rupiah dan 30 juta rupiah bagi yang mengalami kecacatan.

Bahkan Kantor Hukum dan HAM Lokataru juga ikut memberikan layanan bantuan perlindungan bagi petugas KPPS dan keluarganya yang tidak mendapatkan haknya. Bagi mereka yang ingin membuat pengaduan bisa melaporkan ke [email protected]

Direktur Lokataru, Haris Azhar mengatakan bahwa aduan yang diajukan sebaiknya juga melampirkan bukti kesehatan atau surat kematian agar bisa segera diproses lebih lanjut. Menurut Haris, tidak ada istilah tidak ada anggaran sehingga setiap hak dari petugas KPPS harus segera ditunaikan karena sudah melebihi batas kerja pada umumnya.

featured,nasional

doriapril,pemilu,pilpres,politik

doriapril,pemilu,pilpres,politik


Artikel yang berjudul “Pemilu 2019: Pemilu yang Paling Banyak Memakan Korban” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment

Bottom Ad [Post Page]