Post Page Advertisement [Top]

Mengintip Kehidupan Ayah Erick Thohir dari Melarat hingga Konglomerat

Mengintip Kehidupan Ayah Erick Thohir dari Melarat hingga Konglomerat
http://sindikasimedia.com/wp-content/uploads/2019/07/Mengintip-Kehidupan-Ayah-Erick-Thohir-dari-Melarat-hingga-Konglomerat.jpg

Simak Kehidupan Ayah Erick dan Boy Thohir, dari Lahir Melarat Hingga Jadi Konglomerat. (FOTO: Istimewa)

Di balik kesuksesan Erick dan Boy Thohir, ternyata ada sosok pemimpin keluarga Thohir yang berjasa, yakni Mochamad Teddy Thohir. Kisah hidup Teddy Thohir tidaklah mudah, melewati banyak macam rintangan yang menghadang.

Selain Erick dan Boy, Teddy juga memiliki satu orang anak perempuan, Rika Thohir. Serupa dengan anak-anaknya, Teddy juga merupakan seorang pengusaha kondang. Ia merintis kesuksesan sedari nol. Bahkan, di masa kecilnya, kehidupan Teddy jauh dari kemewahan.

Ayah dari Presiden Inter Milan dan Presiden Direktur Adaro Energy ini ternyata lahir di Gunung Sugih, Lampung.

Masa kecil Teddy bisa dibilang melarat. Menurut obituari yang dirilis Republika, tempat tinggal Teddy Thohir saat itu hanyalah rumah bilik yang beralaskan tanah. Ia juga sudah menjadi anak yatim sedari kecil.

Singkat cerita, setelah lulus SMP, dia merantau ke Solo dengan menggunakan kereta demi melanjutkan studinya di SMEA. Modal sekolahnya di Solo didapat lewat bantuan seorang pedagang di Metro. Di Solo pun dia bekerja sambil sekolah, hingga akhirnya bertemu dengan seorang gadis keturunan Tionghoa yang kelak menjadi istrinya, Edna.

Setelah menyelesaikan pendidikannya, pria yang wafat di tahun 2016 ini lantas berkarier di sebuah perusahaan asing yang bergerak di bidang kimia, Union Carbide. Performanya sebagai karyawan cukup baik. Teddy pun dipromosi menjadi salah satu kepala bagian administrasi.

Namun, Teddy memutuskan untuk resign dan bergabung dengan Astra yang kala itu dipimpin oleh William Soeryadjaya. Kariernya di Astra mulai dari bawah, ia mulai dari menjabat sebagai staf hingga berhasil menjadi direktur dan pemegang saham perusahaan tersebut.

Lambat laun, Astra menjadi raksasa otomotif di Tanah Air, dan memiliki beberapa anak perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan.

Setelah sukses di Astra, Teddy pun mendirikan perusahaannya sendiri, yakni PT Trinugraha Thohir (TNT Group). Namun, informasi mengenai kisah Teddy mendirikan TNT Group sangatlah minim.

Yang jelas, perusahaan ini memiliki anak perusahaan yang bergerak di bidang sumber daya alam, properti, otomotif, media, hingga restoran. Beberapa di antaranya adalah PT Adaro Energy, PT Surya Essa Perkasa, PT Wahanaartha Harsaka, Restoran Hanamasa, Pronto, dan Yakun Kaya Toast.

Di sektor properti, TNT dikabarkan memiliki Taman Laguna, Cibubur Residence, Permata Kranggan, Taman Arcadia Mediterania, Permata Arcadia Cimanggis, dan Hotel Amaris Bogor. Sementara itu di bidang media, ada PT Mahaka Media.

Berkat kesuksesannya di dunia bisnis, Teddy Thohir pun sempat merasakan duduk di jajaran orang terkaya di Indonesia.

Setelah mangkat, titel orang terkaya di dunia tetap disandang oleh salah satu anggota keluarga Thohir, yaitu Garibaldi. Pada tahun 2017, Garibaldi atau yang akrab disapa Boy menduduki posisi ke- 23 sebagai orang terkaya di Indonesia versi Forbes.


Artikel yang berjudul “Mengintip Kehidupan Ayah Erick Thohir dari Melarat hingga Konglomerat” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment

Bottom Ad [Post Page]